Sebelum seorang kru kapal pesiar memulai petualangannya di lautan, ada tahap penting yang wajib dilalui: pelatihan pra-kerja kapal pesiar. Tahapan ini biasanya dimulai 1 hingga 2 bulan sebelum boarding, tergantung posisi dan perusahaan pelayaran. Mengapa waktu persiapan ini begitu panjang? Mari kita bahas alasannya.
1. Penyesuaian dengan Standar Internasional
Kapal pesiar beroperasi secara global dan mengikuti regulasi ketat seperti STCW (Standards of Training, Certification, and Watchkeeping). Pelatihan pra-kerja memastikan setiap calon kru memahami protokol keselamatan, tanggung jawab kerja, serta budaya kerja internasional sebelum naik ke kapal.
Tanpa pelatihan ini, kru bisa kesulitan beradaptasi dengan sistem kerja yang sangat disiplin dan berbeda dari pekerjaan di darat.
2. Persiapan Mental dan Fisik
Bekerja di kapal pesiar bukan hanya soal keahlian teknis, tetapi juga kesiapan mental. Selama pelatihan, peserta dibekali pemahaman tentang:
-
Rutinitas kerja panjang hingga 10โ12 jam per hari.
-
Hidup di lingkungan tertutup dengan berbagai budaya.
-
Disiplin tinggi dan tanggung jawab besar.
Dengan waktu pelatihan yang cukup, peserta bisa beradaptasi secara mental dan fisik sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja kapal pesiar.
3. Pembekalan Bahasa Inggris dan Hospitality
Bahasa Inggris adalah kunci utama di industri kapal pesiar. Pelatihan pra-kerja mencakup English for Cruise and Hospitality, membantu calon kru berkomunikasi lancar dengan tamu dan rekan kerja internasional.
Selain itu, peserta juga dilatih etika pelayanan, komunikasi profesional, dan standar hospitality globalโketerampilan yang menjadi fondasi sukses di industri cruise.
4. Simulasi Kerja dan Sertifikasi Wajib
Pelatihan pra-kerja juga mencakup simulasi nyata seperti:
-
Penanganan situasi darurat di laut,
-
Pelayanan tamu di restoran, bar, dan housekeeping,
-
Latihan teamwork dan leadership.
Selain itu, peserta wajib memperoleh sertifikasi seperti:
-
Basic Safety Training (BST)
-
Crowd and Crisis Management
-
Security Awareness Training
Sertifikasi tersebut menjadi syarat utama agar peserta diizinkan bekerja di kapal pesiar internasional.
5. Proses Administrasi dan Dokumen Keberangkatan
Selama masa pelatihan, peserta juga dibantu menyiapkan dokumen penting seperti:
-
Visa kerja dan medical check-up,
-
Kontrak kerja,
-
Tiket keberangkatan, dan
-
Dokumen pelaut (seaman book, CDC, dsb).
Proses ini memerlukan waktu, sehingga dua bulan pelatihan menjadi periode ideal untuk memastikan semua dokumen siap sebelum boarding.
Kesimpulan
Pelatihan pra-kerja yang dimulai hingga 2 bulan sebelum boarding adalah fase penting untuk memastikan calon kru siap secara mental, fisik, dan administratif sebelum bekerja di kapal pesiar internasional. Dengan pelatihan yang tepat, peluang sukses dan adaptasi di kapal akan jauh lebih besar.
Siap Bekerja di Kapal Pesiar atau Hotel Internasional?
Jangan tunda lagi langkah menuju karier luar negeri!
๐ Daftar sekarang di Symphony Training Center โ lembaga pelatihan kapal pesiar Yogyakarta terpercaya, yang telah mengantarkan banyak alumni bekerja ke Dubai, Qatar, Malaysia, hingga kapal pesiar Eropa dan Amerika!
๐ Kelas baru dibuka setiap bulan. Kuota terbatas hanya 20 peserta/kelas!
๐ฒ Atau langsung hubungi admin via WhatsApp [klik disini]