Skip to content

Mengapa Bahasa Inggris Penting dalam Dunia Perhotelan dan Kapal Pesiar?

Mengapa Bahasa Inggris Penting dalam Dunia Perhotelan dan Pekerjaan di Kapal Pesiar?

“Can I help you?”

Kalimat sederhana seperti itu mungkin terdengar biasa. Namun, bagi seseorang yang bekerja di hotel atau kapal pesiar, kemampuan mengucapkannya dengan tepat hanyalah awal dari komunikasi yang jauh lebih luas.

Mulai dari menyambut tamu, menjelaskan fasilitas kamar, menerima pesanan makanan, memberikan arahan, menangani keluhan, berkomunikasi dengan rekan kerja, sampai mengikuti instruksi supervisor—bahasa menjadi bagian dari aktivitas kerja sehari-hari.

Karena itu, bahasa Inggris dalam dunia perhotelan dan kapal pesiar bukan sekadar kemampuan tambahan di CV. Bagi calon pekerja yang ingin masuk ke lingkungan kerja internasional, kemampuan tersebut dapat menjadi salah satu bekal penting untuk menjalankan pekerjaan dengan lebih efektif.

International Labour Organization (ILO) dalam analisis sektor pariwisata yang diterbitkan pada 2025 menemukan bahwa keterampilan komunikasi, kerja sama, dan kemampuan mengelola diri termasuk kelompok keterampilan yang banyak dicari dalam pekerjaan pariwisata. Pada data lowongan akomodasi dan food service yang dianalisis ILO, keterampilan sosial dan komunikasi muncul dalam sekitar 61% iklan lowongan yang diteliti.

Lantas, mengapa bahasa Inggris memiliki peran besar dalam pekerjaan hotel dan kapal pesiar?

Bahasa Inggris Menjadi Bagian dari Komunikasi Kerja

Hotel dan kapal pesiar mempertemukan orang dari berbagai latar belakang.

Seorang pekerja dapat berhadapan dengan tamu dari negara berbeda, rekan kerja internasional, supervisor, maupun departemen lain. Kondisi seperti ini membuat komunikasi yang jelas menjadi penting.

ILO juga memasukkan kemampuan berkomunikasi dengan rekan kerja dan pelanggan sebagai bagian dari kompetensi inti yang relevan bagi pekerja di sektor pariwisata dan perhotelan. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan memahami kebutuhan pelanggan, bekerja dalam tim, serta merespons situasi pelayanan secara efektif.

Jadi, bahasa Inggris yang digunakan dalam pekerjaan bukan hanya tentang hafal banyak vocabulary.

Yang lebih penting adalah mampu memahami, merespons, dan menyampaikan informasi dengan jelas.

Kenapa Bahasa Inggris Penting untuk Pekerjaan di Hotel?

Bayangkan seorang tamu datang ke front office dan mengatakan:

“I think there is a problem with my room.”

Petugas hotel perlu memahami keluhan tersebut, menanyakan detail masalah, kemudian menghubungi departemen terkait apabila diperlukan.

Situasi sederhana seperti ini membutuhkan kemampuan mendengarkan dan merespons.

Dalam salah satu lowongan Front Desk Agent Marriott yang tersedia saat ini, kemampuan bahasa Inggris yang kuat dicantumkan bersama kemampuan customer service, komunikasi interpersonal, active listening, dan penyelesaian masalah.

Hal tersebut menunjukkan bahwa bahasa Inggris dalam pekerjaan hotel tidak berdiri sendiri. Kemampuan bahasa digunakan bersamaan dengan keterampilan pelayanan.

Front Office Sangat Membutuhkan Kemampuan Komunikasi

Front Office menjadi salah satu bagian hotel yang paling sering berinteraksi langsung dengan tamu.

Tugasnya dapat mencakup check-in, check-out, memberikan informasi, menangani permintaan, menjawab pertanyaan, hingga membantu menyelesaikan masalah.

Pada lowongan Front Office Agent di The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan, tugas pekerjaan mencakup menangani pertanyaan dan permintaan tamu serta berkoordinasi dengan Housekeeping mengenai kesiapan kamar.

Artinya, seorang front office tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif.

Ia juga perlu mampu berkomunikasi dengan baik.

Ketika tamu bertanya tentang fasilitas hotel, restoran, waktu sarapan, lokasi tempat tertentu, atau menyampaikan keluhan, respons yang diberikan harus mudah dipahami dan tetap profesional.

Restaurant & Bar Juga Mengandalkan Bahasa Inggris

Bagi pekerja Restaurant & Bar, komunikasi terjadi hampir sepanjang pelayanan.

Contohnya:

  • menyambut tamu;
  • mengantarkan tamu ke meja;
  • menjelaskan menu;
  • mencatat pesanan;
  • mengonfirmasi permintaan khusus;
  • menawarkan minuman;
  • menjawab pertanyaan tentang makanan;
  • melakukan koordinasi dengan kitchen;
  • menangani permintaan tambahan.

Satu kesalahan memahami pesanan bisa berdampak pada pengalaman tamu.

Karena itu, calon pekerja perlu membiasakan diri dengan vocabulary yang berkaitan dengan makanan, minuman, pelayanan, alergi makanan, metode memasak, dan permintaan pelanggan.

Tidak harus menggunakan kalimat yang rumit.

Kalimat sederhana tetapi tepat sering kali jauh lebih berguna daripada kalimat panjang yang justru membingungkan.

Bagaimana dengan Housekeeping?

Housekeeping mungkin lebih banyak berhubungan dengan pekerjaan operasional dibandingkan percakapan panjang dengan tamu.

Namun, kemampuan bahasa Inggris tetap diperlukan.

Housekeeping dapat berkomunikasi dengan supervisor, front office, maintenance, laundry, maupun tamu.

Misalnya ketika tamu meminta tambahan towel, melaporkan fasilitas kamar yang bermasalah, atau meminta waktu tertentu untuk room cleaning.

Pekerja harus mampu memahami permintaan tersebut dan menyampaikannya kepada departemen yang tepat.

Karena itu, vocabulary seperti:

towel, linen, room service, cleaning, amenities, maintenance, laundry, extra bed, pillow, blanket

bukan sekadar daftar kata untuk dihafalkan.

Kata-kata tersebut berkaitan langsung dengan aktivitas pekerjaan.

Bahasa Inggris dalam Dunia Culinary

Bagi calon chef atau pekerja kitchen, bahasa Inggris juga memiliki fungsi tersendiri.

Memang, pekerjaan di dapur sangat mengandalkan kemampuan teknis. Namun, kitchen merupakan lingkungan kerja yang membutuhkan koordinasi cepat.

Istilah seperti:

  • preparation;
  • chopping;
  • slicing;
  • boiling;
  • grilling;
  • frying;
  • baking;
  • seasoning;
  • plating;
  • portion;
  • order;
  • allergy;
  • temperature;

dapat muncul dalam komunikasi pekerjaan.

Selain itu, menu dan resep di lingkungan kerja internasional dapat menggunakan istilah bahasa Inggris atau istilah kuliner yang sudah digunakan secara internasional.

Jadi, kemampuan bahasa membantu pekerja memahami instruksi tanpa harus menerjemahkan setiap istilah dari awal.

Kapal Pesiar Memiliki Tantangan Komunikasi yang Lebih Internasional

Kapal pesiar memiliki lingkungan kerja yang berbeda dengan hotel di darat.

Di dalam satu kapal dapat bekerja orang-orang dari berbagai negara dengan latar belakang budaya yang berbeda.

Calon pekerja juga akan bertemu penumpang internasional.

Karena itu, kemampuan komunikasi menjadi salah satu bagian penting dalam pekerjaan di kapal.

Royal Caribbean Group, salah satu perusahaan cruise internasional, mencantumkan fluent English sebagai salah satu persyaratan dasar untuk melamar pekerjaan di kapal pesiar. Perusahaan tersebut juga menyebutkan bahwa persyaratan tambahan dapat berbeda berdasarkan posisi, termasuk sertifikasi atau pengalaman di bidang perhotelan.

Ini memberikan gambaran yang cukup jelas: bahasa Inggris bukan hanya materi tambahan ketika seseorang ingin mempersiapkan diri untuk pekerjaan cruise.

Untuk perusahaan tertentu, kemampuan tersebut bahkan menjadi bagian dari persyaratan dasar.

Bahasa Inggris Dipakai untuk Berkomunikasi dengan Tamu

Bayangkan bekerja sebagai Restaurant Attendant di kapal pesiar.

Tamu mungkin bertanya:

“Where is the restaurant?”

Atau:

“Can I have another glass of water?”

Bisa juga:

“Does this dish contain nuts?”

Respons pekerja harus cepat, sopan, dan sesuai konteks.

Dalam kondisi seperti itu, kemampuan bahasa Inggris yang praktis lebih berguna dibandingkan sekadar mengetahui grammar.

Calon pekerja perlu belajar bagaimana mendengar, memahami, lalu menjawab.

Itulah alasan latihan conversation menjadi penting dalam persiapan kerja.

Bahasa Inggris Juga Digunakan untuk Komunikasi Antar-Divisi

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap bahasa Inggris hanya diperlukan ketika bertemu tamu.

Padahal, pekerjaan hotel dan kapal pesiar membutuhkan koordinasi antarbagian.

Front Office berkomunikasi dengan Housekeeping.

Restaurant berkoordinasi dengan Kitchen.

Housekeeping dapat berkoordinasi dengan Maintenance.

Supervisor memberikan instruksi kepada staff.

Dalam lingkungan internasional, komunikasi tersebut dapat menggunakan bahasa Inggris.

ILO sendiri menempatkan komunikasi dan kerja sama sebagai keterampilan penting dalam sektor pariwisata. Data ILO dari iklan lowongan akomodasi dan food service menunjukkan tingginya permintaan terhadap keterampilan sosial dan komunikasi.

Apakah Harus Fasih Seperti Native Speaker?

Tidak selalu.

Yang perlu dipahami adalah kebutuhan bahasa setiap posisi berbeda.

Seorang Front Office mungkin membutuhkan kemampuan berbicara dan mendengarkan yang lebih intens karena sering berhadapan dengan tamu.

Restaurant Attendant juga perlu memahami pesanan dan menjelaskan menu.

Housekeeping membutuhkan vocabulary yang berhubungan dengan kamar dan pelayanan.

Pekerja kitchen lebih banyak menggunakan istilah teknis, instruksi, dan koordinasi operasional.

Jadi, target awal bukan menjadi native speaker.

Targetnya adalah mampu menggunakan bahasa Inggris sesuai kebutuhan pekerjaan.

Grammar Tetap Penting, tetapi Bukan Satu-Satunya Hal

Grammar membantu membuat kalimat lebih jelas.

Namun, dalam pekerjaan pelayanan, kemampuan memahami konteks juga sangat penting.

Misalnya, seorang tamu mengatakan:

“Could I get another towel, please?”

Pekerja tidak perlu memikirkan struktur kalimat tersebut selama beberapa menit.

Ia perlu memahami bahwa tamu sedang meminta tambahan towel dan kemudian memberikan respons yang sesuai.

Kemampuan seperti ini terbentuk melalui latihan.

Karena itu, pembelajaran bahasa Inggris untuk calon pekerja perhotelan sebaiknya tidak hanya berupa teori grammar, tetapi juga simulasi percakapan yang mendekati situasi kerja.

Vocabulary Perhotelan yang Sebaiknya Mulai Dikuasai

Bagi Symphonymates yang sedang mempersiapkan diri, berikut beberapa kelompok vocabulary yang dapat dipelajari.

Front Office

  • reservation
  • check-in
  • check-out
  • room key
  • guest
  • reception
  • luggage
  • payment
  • available room
  • complaint

Housekeeping

  • housekeeping
  • linen
  • towel
  • amenities
  • cleaning
  • laundry
  • room attendant
  • blanket
  • pillow
  • maintenance

Restaurant & Bar

  • menu
  • order
  • table
  • appetizer
  • main course
  • dessert
  • beverage
  • bill
  • reservation
  • allergy

Culinary

  • ingredients
  • preparation
  • seasoning
  • chopping
  • slicing
  • grilling
  • frying
  • baking
  • plating
  • portion

Vocabulary tersebut akan lebih mudah diingat jika langsung digunakan dalam percakapan dan simulasi pekerjaan.

Kemampuan Bahasa Inggris Bisa Dilatih dari Hal Sederhana

Tidak perlu menunggu sampai mengikuti kursus mahal untuk mulai membiasakan diri.

Calon pekerja dapat mulai dari kegiatan sederhana.

Misalnya mengganti kebiasaan membaca istilah pekerjaan dalam bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris.

Daripada hanya menghafalkan kata handuk, biasakan mengingat:

towel.

Daripada hanya mengatakan pesanan, kenali:

order.

Kemudian buat kalimat sederhana.

“Your room is ready.”

“May I take your order?”

“Would you like some water?”

“Could you please wait a moment?”

Semakin sering digunakan, semakin terbiasa pula telinga dan mulut dengan pola komunikasi tersebut.

Latihan Interview Bahasa Inggris Juga Penting

Interview menjadi salah satu tahap yang perlu dipersiapkan oleh calon pekerja.

Pertanyaan seperti:

“Tell me about yourself.”

“Why do you want to work in a hotel?”

“Why do you want to work on a cruise ship?”

“What is your experience?”

mungkin terdengar sederhana.

Tetapi ketika harus menjawab langsung dalam bahasa Inggris, sebagian calon pekerja bisa tiba-tiba blank.

Karena itu, latihan interview perlu dilakukan secara rutin.

Bukan untuk menghafalkan jawaban kata per kata, melainkan supaya calon pekerja terbiasa menyampaikan pengalaman dan kemampuan dengan bahasa yang sederhana serta mudah dipahami.

Perusahaan Hotel Juga Menempatkan Bahasa Inggris sebagai Bagian dari Kompetensi

Kebutuhan tersebut dapat dilihat langsung dari lowongan pekerjaan.

Salah satu lowongan Guest Experience Agent untuk musim 2026 di Vedema, Luxury Collection Resort di Santorini, yang tercantum melalui Marriott Careers, mencantumkan excellent command of the English language sebagai persyaratan. Posisi tersebut juga membutuhkan komunikasi efektif dengan tamu serta koordinasi dengan Concierge, Housekeeping, Front Desk, dan Reservations.

Pada posisi Assistant Front Office Manager Marriott lainnya, persyaratan yang tercantum juga mencakup fluency in English dan kemampuan komunikasi verbal maupun tertulis.

Contoh-contoh tersebut tidak berarti semua pekerjaan hotel memiliki persyaratan bahasa yang sama. Setiap perusahaan dan posisi dapat menetapkan kriteria berbeda.

Namun, lowongan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan bahasa memang dapat menjadi bagian dari kompetensi yang dicari perusahaan.

Bahasa Inggris dan Skill Teknis Harus Berjalan Bersamaan

Ada satu hal yang tidak kalah penting.

Bahasa Inggris saja tidak cukup untuk bekerja di industri perhotelan.

Seorang calon Restaurant Attendant tetap harus memahami service.

Calon Housekeeping perlu menguasai prosedur kebersihan.

Calon pekerja Culinary harus memahami dasar-dasar kitchen.

Front Office perlu memahami prosedur pelayanan tamu.

Bahasa Inggris berfungsi sebagai alat komunikasi untuk menjalankan kemampuan tersebut.

Jadi, persiapannya bukan:

English atau skill perhotelan.

Melainkan:

English + skill perhotelan + attitude + pengalaman praktek.

Pelatihan Perhotelan Bisa Menjadi Tempat untuk Membiasakan Komunikasi

Lingkungan pelatihan dapat digunakan untuk membangun kebiasaan tersebut sebelum peserta masuk ke dunia kerja.

Di Symphony Training Center Yogyakarta, bahasa Inggris menjadi salah satu materi pendukung dalam persiapan peserta, bersama pembelajaran bidang perhotelan, grooming, simulasi interview, dan praktek.

Pendekatan seperti ini penting karena peserta tidak hanya belajar kosakata secara terpisah.

Bahasa dapat langsung dikaitkan dengan aktivitas pekerjaan.

Misalnya, ketika melakukan simulasi pelayanan restoran, peserta dapat sekaligus berlatih greeting, taking order, offering assistance, sampai closing conversation.

Dengan begitu, bahasa Inggris tidak terasa seperti mata pelajaran yang berdiri sendiri.

Mengapa Mulai Belajar dari Sekarang?

Kemampuan bahasa tidak terbentuk dalam satu atau dua hari.

Semakin sering seseorang mendengar dan menggunakan bahasa Inggris, semakin terbiasa ia dengan pola percakapan.

Bagi calon pekerja yang memiliki target bekerja di hotel luar negeri atau kapal pesiar, latihan sejak masa pelatihan dapat memberikan waktu untuk membangun kepercayaan diri.

Tidak perlu langsung mengejar percakapan yang kompleks.

Mulai dari kalimat yang digunakan dalam pekerjaan.

Kemudian naik ke percakapan yang lebih panjang.

Setelah itu, latihan interview.

Pelan-pelan, tetapi konsisten.

Kesimpulan

Bahasa Inggris memiliki peran penting dalam dunia perhotelan dan pekerjaan di kapal pesiar karena industri tersebut sangat bergantung pada komunikasi dengan tamu, rekan kerja, supervisor, dan berbagai departemen.

Data ILO menunjukkan bahwa komunikasi dan teamwork termasuk keterampilan yang banyak dibutuhkan dalam pekerjaan pariwisata. Sementara itu, contoh persyaratan rekrutmen dari perusahaan cruise dan hotel internasional menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris memang dapat menjadi salah satu persyaratan untuk posisi tertentu.

Namun, kemampuan bahasa Inggris bukan berarti harus langsung sempurna.

Yang terpenting adalah mampu memahami instruksi, berkomunikasi dengan tamu, menjelaskan sesuatu dengan jelas, dan menggunakan vocabulary yang sesuai dengan bidang pekerjaan.

Karena pada akhirnya, bekerja di hotel luar negeri maupun kapal pesiar bukan hanya tentang bisa mengatakan:

“Welcome.”

Tetapi juga tentang mampu memahami apa yang dibutuhkan tamu setelah kalimat tersebut diucapkan.

Bagi calon tenaga kerja yang ingin membangun karir di dunia perhotelan internasional, belajar bahasa Inggris sejak sekarang bisa menjadi bagian dari persiapan yang sangat praktis.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Customer Service kami akan membalas secepatnya!
👋 Hi, apakah ada yang bisa kami bantu?